FORUM SILATURRAHMI RUMAH SAKIT BANYUWANGI ADAKAN PELATIHAN AMBULAN

BANYUWANGI.       Belum genap setahun didirikan, Forum Silaturrahmi Rumah Sakit Banyuwangi mengadakan kegiatan akhir tahun berupa Pelatihan Ambulan Gawat Darurat (AGD) 118 pada 18-19 Desember 2013 lalu. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan skill petugas ambulan yang terdiri dari dokter, perawat dan driver ambulan dalam membawa pasien gawat dari satu tempat ke tempat lain.

Materi pelatihan antara lain mengemudi aman di jalan, kewaspadaan mengemudi, penggunaan safety belt, masalah mekanik serta Sistim Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Pemateri pada pelatihan ini khusus dihadirkan dari Tim AGD 118 yang berpusat di Jakarta dan Surabaya. Acara ini secara khusus dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. H. Rio Widji Lestariono. Dalam sambutannya, dokter Rio mengatakan bahwa kesiapsiagaan armada dan personel ambulan di Kabupaten Banyuwangi sangat dibutuhkan untuk mendukung program pembangunan Kabupaten Banyuwangi di bidang kesehatan. Masyarakat hendaknya bisa mengakses pelayanan ambulan dengan mudah dari seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi, tambahnya.

Ketua Forum Silaturrahmi Rumah Sakit Banyuwangi dr. H. Taufiq Hidayat SpAnd. MKes mengatakan pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan para driver ambulan di seluruh rumah sakit se-banyuwangi. Sebuah tim ambulan yang baik terdiri dari dokter, perawat dan driver harus menguasai skil dasar pertolongan dan penanganan pasien serta mengendarai ambulan dengan benar. Tidak setiap orang dapat mengemudikan ambulan dengan biak dan merujuk pasien dari satu tempat ke tempat lain. Perlu standarisasi dan pembekalan skill khusus agar supaya proses merujuk pasien dapat dilakukan dengan baik dan selamat, cetusnya.

Taufiq menambahkan, pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari rencana pendirian jejaring ambulan medis di Kabupaten Banyuwangi. Beberapa bulan yang lalu, rencana ini telah kami sampaikan dan disetujui oleh Bapak Bupati. Nantinya setelah pelatihan ini selesai, kami akan membentuk jejaring antar ambulan rumah sakit se Kabupaten Banyuwangi. Supaya masyarakat ketika membutuhkan ambulan, akan dengan mudah menghubungi dan cepat penanganannya, ujar dokter spesialis andrologi tersebut.

Pelatihan selama 2 hari ini diikuti oleh 38 peserta dari rumah sakit di Kabupaten Banyuwangi, antara lain RSUD Blambangan, RSUD Genteng, RSI Fatimah, RS Yasmin, RS Islam Banyuwangi, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, RSNU Banyuwangi, RS Al-Rohmah Jajag, RSU Bhakti Husada Glenmore dan RSIA Abdi Famili Genteng.

Dua Dokter Spesialis Lengkapi Layanan PKU Rogojampi

ROGOJAMPI – Pelayanan yang maksimal merupakan tujuan utama di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) PKU Muhammadiyah Rogojampi. Beberapa bulan yang lalu tahap pengembangan gedung sudah dimulai dan sekarang masih dalam proses penyelesaikan gedung bertikngkat dua.

Semakin banyaknya masyarakat yang berobat di RSIA PKU Muhamamdiyah Rogojampi menuntut RS yang berlokasi di jalan Diponegoro 20 Rogojampi tersebut semakin memaksimalkan pelayanannya. Saat ini RS PKU Muhammadiyah menambah lagi dua dokter spesialis.

Dr. Arif Darmawan SpB, dokter spesialis bedah ini membuka pelayanan pada hari Senin, Rabu dan kamis pada pukul 18.00 – 19.00 WIB. Satu lagi spesialis jantung dan pembuluh darah. Untuk urusan tersebut RS PKU Muhammadiyah merekrut dr. Dhika SpJP yang buka praktik setiap Selasa pukul 19.00 – 20.00 WIB.

Hadirnya dua poli spesialis baru, melengkapi poli spesialis yang sudah ada. Di RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi ini sebelumnya sudah ada poli kandungan, poli anak, poli penyakit dalam serta poli mata.

Tidak sekedar mendatangkan dua dokter spesialis saja, RS PKU Muhammadiyah yang dikenal dengan motto Sahabat Disaat Sehat dan Sakit ini juga melayani Pap Smear Gratis bagi ibu-ibu pemegang kartu BPJS.

Menyambut datangnya bulan ramadhan kali ini, RS PKU Muhammadiyah Rogojampi juga memiliki agenda khusus. Selama bulan puasa ada kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang bekerjasama dengan Laziz dan Aisyiyah. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi 0333 631149. (adv)

4 Kunci Agar Tubuh Tetap Fit Saat Berpuasa

Puasa Ramadan adalah waktu yang baik untuk melakukan detoksifikasi bagi tubuh sekaligus beribadah. Sepanjang hari, selama 12 jam atau lebih tubuh kita kekurangan cairan dan asupan nutrisi. Akibatnya, beberapa orang ada yang cenderung cepat lemas dan tidak bersemangat karena kurangnya cairan dan nutrisi.

Untuk memastikan nutrisi yang cukup dan kondisi kesehatan tetap stabil dan bugar. tak ada salahnya Anda melakukan tips yang dirangkum detikHealth, Senin (30/6/2014) berikut ini:

1. Konsultasi ke Dokter

Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter tentang keamanan puasa dalam keadaan kesehatan individu. Kadang-kadang, seseorang memiliki beberapa perhatian khusus mengenai kesehatannya.

Nah, perhatian khusus itu bisa jadi justru mengganggu kegiatan berpuasa jika diabaikan begitu saja. Tanyakan pula ke Dokter multivitamin yang paling tepat untuk tubuh Anda.

2. Jangan lewatkan sahur

Sulit memang untuk bangun saat sahur padahal hal ini tidak boleh dilewatkan. Seperti sarapan, sahur diakui sebagai makan paling penting dalam sehari. Akan tetapi jangan makan berlebihan saat sahur.

Cobalah memilih makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan protein, buah-buahan atau sayuran, dan jangan lupa untuk minum banyak air minimal 2 gelas.

3. Jangan kalap saat berbuka

Saat berbuka puasa, kebanyakan orang cenderung kalap dan mangonsumsi berbagai macam makanan. Sebetulnya hal itu justru berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Sebaiknya, berbukalah dengan segelas air putih dan dilanjutkan dengan mengambil beberapa butir kurma. Setelah beberapa saat, barulah makan berat dan pastikan hingga malam hari Anda banyak minum air.

4. Tetap rutin beraktivitas

Selama puasa, beberapa aktivitas yang sebaiknya dilakukan seperti rajin mencuci tangan, rajin menyikat gigi dan menggunakan dental floss.

Selain itu, mengatur jadwal supaya mendapatkan cukup tidur dapat membantu menghadapi tantangan selama puasa. Tetaplah berolahraga ringan, seperti berjalan kaki selama 15-20 menit sebagai refreshing.

Sumber : http://health.detik.com/read/2014/06/30/163121/2623468/763/1/4-kunci-agar-tubuh-tetap-fit-saat-berpuasa

Prof. Tohir Luth Resmikan Cabang Muhammadiyah Tegalsari

TEGALSARI. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Prof. H. Tohir Luth, MA pada hari Ahad 27 April 2014 meresmikan berdirinya Cabang Muhammadiyah di Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Dalam amanatnya, Tohir menyampaikan pentingnya rasa ikhlas dalam perjuangan ber-Muhammadiyah. Rasa ikhlas diibaratkan seseorang yang sedang buang hajat, ia takkan mau lagi melihat dan mengikuti kemana perginya kotoran yang ia buang, nah seorang Muhammadiyah harus begitu, tandas Tohir. Seorang manusia harus berfungsi ganda, yakni fungsi social dan fungsi spiritual. Contohlah Nabi Muhammad SAW, yang mempergunakan tiga perempat masa hidupnya untuk menegakkan agama Islam sedangkan sisanya untuk kepentingan keluarga. Hal yang sama, diikuti oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Maka sebaiknya kita sebagai warga Muhammadiyah juga bisa menjalankan seperti yang dicontohkan, lanjut Tohir.

Acara diadakan di Lapangan Kecamatan Tegalsari ini dihadiri berbagai elemen Muhammadiyah di Banyuwangi. Nampak Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi, jajaran Pimpinan Cabang se Kabupaten Banyuwangi, pimpinan amal usaha seperti Sekolah-sekolah Muhammadiyah, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Rogojampi, pimpinan ortom serta simpatisan Muhammadiyah se Banyuwangi. Acara juga dihadiri unsur pimpinan organisasi keagamaan lain seperti Nahdhotul Ulama dan LDII. Nampak pula Camat Tegalsari, Kapolsek Tegalsari, Danramil dan Forum Pimpinan Kecamatan. (drh)

PKU Muhammadiyah Rogojampi Layani Pasien BPJS

ROGOJAMPI. Sejak awal tahun 2014 ini, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) PKU Muhammadiyah Rogojampi telah menerima dan melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), baik pasien rawat jalan dokter spesialis maupun pasien yang memerlukan perawatan rawat inap. Hal tersebut merupakan kelanjutan dari kerjasama PKU Muhammadiyah Rogojampi dengan Kementrian Kesehatan dalam hal penanganan pasien Jamkesmas. Pada era JKN ini, pasien-pasien PNS pemegang kartu ASKES, pasien eks Jamsostek, pasien TNI/POLRI, pasien BPJS swadaya dan pasien pemegang kartu Jamkesmas bisa dilayani di rumah sakit milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rogojampi ini.

Prosedur yang harus dijalankan jika seorang pasien BPJS ingin memanfaatkan layanan sama persis dengan prosedur yang telah ada. Mereka harus mendapatkan surat rujukan dari dokter keluarga atau Puskesmas setempat sebelum melakukan rawat jalan maupun rawat inap. Khusus pasien yang masuk dalam criteria gawat darurat. Rujukan tersebut tidak diperlukan. Cukup langsung datang ke Unit Gawat Darurat, pasien akan segera ditangani.

Penanganan pasien BPJS di RSIA PKU Muhammadiyah Rogojampi biaya sepenuhnya dicover oleh BPJS, artinya pasien tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi nomor telepon 0333-631149. (drh)